SUMUT1 | PADANG LAWAS UTARA – Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Suara Rakyat (GUSUR) Kabupaten Padang Lawas Utara menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Padang Lawas Utara. Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan sejumlah tuntutan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.
Dalam aksi tersebut, Koordinator Aksi Salwan Habibi Harahap dan Yuni Sartika menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat. Massa meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, termasuk pengawasan yang lebih ketat agar seluruh proses berjalan sesuai standar, transparan, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Penanggung Jawab Aksi, Sadar Putra A.G.H dan Nurul Prayudha, menegaskan bahwa tuntutan mereka mencakup evaluasi pembangunan dan operasional SPPG, audit pelaksanaan program MBG, serta keterbukaan informasi penggunaan anggaran kepada publik.
Aksi yang awalnya berlangsung tertib mulai memanas ketika akses masuk ke Kantor DPRD Padang Lawas Utara dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan Satpol PP. Namun, besarnya jumlah massa membuat situasi berubah. Massa akhirnya berhasil membuka gerbang kantor DPRD dan masuk ke area gedung untuk melanjutkan penyampaian aspirasi.
Di dalam kompleks DPRD, para demonstran secara bergantian menyampaikan orasi mengenai berbagai temuan yang mereka klaim terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Padang Lawas Utara. Massa juga mendesak agar DPRD segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan seluruh pihak terkait, mulai dari Kasatgas, Korwil, Korcab, Kepala SPPG hingga pihak investor yang terlibat dalam program tersebut.
Merespons tekanan massa, Ketua DPRD Padang Lawas Utara bersama sejumlah anggota dewan akhirnya menemui para demonstran. Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pelaksanaan RDP guna membahas berbagai tuntutan yang disampaikan.
Namun, massa aksi meminta lebih dari sekadar janji lisan. Mereka menuntut adanya berita acara atau surat pernyataan tertulis sebagai bentuk komitmen DPRD. Massa bahkan menyatakan tidak akan membubarkan diri apabila tidak memperoleh jaminan tertulis tersebut dan mengancam akan bermalam di kantor DPRD hingga tuntutan mereka dipenuhi.
Setelah melalui dialog, pihak DPRD akhirnya menyampaikan komitmen untuk melaksanakan RDP bersama pihak-pihak terkait pada Kamis, 23 Juli 2026. Selain menyampaikan orasi, massa juga menampilkan drama teatrikal yang menggambarkan dugaan persoalan dalam penyaluran Program Makan Bergizi Gratis di Padang Lawas Utara.
Melalui aksi tersebut, ratusan massa berharap seluruh aspirasi yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak terkait, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(Adi)








